Yuri dan Sooyoung terlibat pada Edisi Pertama ‘THE STAR’ untuk Wawancara dan Pemotretan

thestar4rsz

Diantara merah dan pink - Yuri



Q: Kulitmu sangat bagus. Apa rahasiamu?

Yuri: Sungguh? Aku berhasil. Aku biasanya menyukai hal-hal dasar dan mempertimbangkannya sebagai faktor yang penting, jadi aku tidak akan memakai makeup ketika aku tidak ada jadwal kegiatan. Kau tahu kan, mereka menyebutnya ‘inner beauty’. Aku adalah tipe orang yang menekankan pada cara membuat tekstur dan warna kulitku terlihat bagus.

Q: Apa ka masih sering membuat meminum jus Ma?

Yuri: Aku tidak bisa akhir-akhir ini. Sebagai gantinya, ibuku menyiapkan makanan mewah setiap pagi, tapi untukku, makanan mewah adalah sayuran dan buah-buahan segar. Aku minum banyak jus sayuran.

Q: Dari imejmu yang berbeda, kau pun melepaskan imej yang fleksibel . Tapi tubuh sampingmu benar-benar mengagumkan.

Yuri: Aku sendiri tidak mengetahui bagaimana imejku. Aku berharap bisa menjadi karakter orang yang berwarna daripada hanya menjadi seseorang dengan imej yang terbatas.



Q:  Apakah kau puas dengan imej fleksibel yang kau miliki di mata fans?

Yuri. Ya, aku suka itu. Ada kecantikan yang hanya dimiliki oleh wanita yang sehat. Salah satunya adalah rasa percaya diri, aku pikir keseksian adalah hak istimewa yang dimiliki para wanita. Dan ketika aku melihat wanita yang seperti itu, aku berpikir, aku harus menjadi wanita cantik yang seperti itu juga.

Q: Konsep hari ini adalah putih. Warna apa yang biasanya kau suka?

Yuri: Aku suka warna hitam, merah dan pink. Kau sama sekali tidak menyangkanya kan? Haha. Aku biasanya memakai pakaian berwarna hitam atau putih dan membawa aksesoris berwarna pink di dalam tasku, atau memasukkan benda-benda berwarna pink ke dalam tas. Aku suka merah karena menurutku itu warna yang mirip dengan diriku. Tahu kan, seperti warna yang para anak perempuan pakai untuk menyegarkan diri mereka. Aku ingin orang-orang tau imej merahku ini.

Q: Ketika kau memikirkan warna merah, kau membayangkan semangat, energi. Dan ketika aku memikirkannya, kau pasti suka berolahraga juga.

Yuri: Bila dibandingkan dengan dulu, sekarang aku tidak bisa olahraga sesering dulu. Karena jadwalku yang suka berubah-ubah.  Ketika aku punya kesempatan untuk melakukannya, aku akan memastikan diriku untuk berolahraga. Contohnya, aku tidak punya banyak kesempatan untuk berenang di Korea, jadi aku memilih berenang ketika aku di Jepang.  Bahkan aku pernah sekali pergi ke Jepang hanya karena ingin berenang disana.



Q: Berenang? Bukankah orang-orang akan mengenalimu?

Yuri: Pastinya, tapi aku lebih bebas disana bila dibandingkan di Korea. Aku bahkan sudah mendapat surat izin scuba diving-ku tahun lalu. Ini sangat menyenangkan. Berikutnya aku akan mencoba selancar.

Q: Renang, scuba diving dan selancar. Sepertinya kau suka aktivitas di air.

Yuri: Ya, aku suka karena aku merasa bebas karenanya. Aku suka bergerak kesana kemari. Aku biasanya berolahraga, bukan untuk  memperindah tubuh, tapi karena aku ingin hidup yang sehat. Hidup bahagia adalah yang utama. Makan dan menikmati makanan yang sehat. dan berolahraga. Sebaliknya, saat aku punya jadwal dan harus tampil di panggung, aku mengatur diriku sedikit lebih ketat.

Q: Mendengar apa yang kau ungkapkan, kau menyatakan ingin punya hidup yang bahagia, membuat kau terilhat telah melampaui dirimu sendiri. Sepertinya kau tidak butuh topik kali ini, penyembuhan.

Yuri: Aku sangat membutuhkannya. Aku sampai di Hong Kong jam tujuh pagi, aku pun tidur dan saat bangun sudah jam 10, dan aku sampai disini jam 11.



Q: Jadi kau bahkan tidak ada waktu untuk melepaskan stresmu?

Yuri: Aku harus punya cukup waktu untuk bisa melepaskan stresku ini. Tapi hal itu sulit saat kita sedang melakukan promosi, jadi aku mencari solusi dari masalah ini.  Aku mencoba merubah cara pandangku saat menghadapi masalah. Sebagai contoh, kapan saja kita keluar Korea untuk tampil, aku akan menganggapnya sebagai jalan-jalan bersama teman-teman. Aku berpikir, ‘Kapan lagi aku bisa mendapat berbagai pengalaman seperti ini?’ Aku mencari sisi positifnya saat mencoba hal baru dalam pekerjaanku. Hal itu berlaku juga saat aku sekolah, aku mengambil kelas dengan teman-temanku tanpa ragu dan mengerjakan tugas-tugas yang ada.

Q: Kau mengerjakan semua tugas-tugas itu?

Yuri: Ya, tentu saja. Sangat sulit bagiku untuk mengikuti perkembangan teman-teman sekelasku. Aku merasa sangat tertinggal dan kurang disana-sini. Ada kalanya aku sedikit berpikir, ‘Bagaimana aku menyajikan tugasku nanti?’

Q: Dosen-dosenmu, yang tahu kalau Girls’ Generation sangat sibuk, memberikanmu keringanan?

Yuri: Aku bersyukur karena mereka melakukannya. Tapi saat memberitahukan mereka kalau aku anggota Girls’ Generation, seperti saat aku mengharapkan sesuatu, adalah hal yang memalukan menurutku. Aku kira karena aku anggota Girls’ Generation, aku harus melakukannya dengan lebih baik.



Q: Kau pasti sangat sibuk bulan ini karena Arena Tour di Jepang.

Yuri: Sebagai gantinya, aku mendapat banyak hal saat konser di luar negeri. Yang paling utama, adalah kesempatan pergi ke banyak negara. Disaat aku mengenal berbagai macam budaya, aku tidak bisa berbicara bahasa asing dengan lancar, tapi aku mencoba belajar bersosialisasi dengan orang-orang yang berbeda. Aku bisa makan makanan yang enak dan melihat berbagai tempat-tempat yang indah. Menyanyi di depan banyak orang juga hal yang sangat menyenangkan.

Q: Ketika kau debut, apakah pernah kau mengira kalau akan menjadi Yuri Girls’ Generation yang tampil di luar negeri seperti ini?

Yuri: Itu adalah hal yang selalu aku impikan, jadi aku bersyukur dan senang itu bisa terjadi. Tapi aku tak mengira akan seperti ini, menangani banyak jadwal sampai saat dimana aku tidak tahu aku sedang berada di Korea, Jepang, Hong Kong atau Paris saat aku membuka mata.

Q: Tidak hanya itu. Kau bahkan bukan sekedar seorang penyanyi, tapi akting juga.

Yuri: Sejujurnya, cita-citaku saat kecil adalah menjadi aktris. Aku pun  menyiapkannya pelan-pelan dan tetap bermimpi untuk menjadi aktris yang baik. Aku mencoba untuk belajar dan merasakannya pelan-pelan saat di panggung. Aku masih ingin mencoba dan sangat tertarik untuk berakting.



Q: Apakah ada seseorang yang kau ingin coba jadikan rekan berakting?

Yuri: Ada banyak. Aku ingin mencobanya dengan Shin Hakyun. Aku menonton film yang disutradarai Park Chanwook dan melihat akting Shin Hakyun yang sangat mengejutkan. Dia sangat hebat. Dan juga Ha Jungwoo. Dia senior di kampusku (Universitas Chungang, Jurusan Teater dan Film), dan ketika aku pergi kuliah, seperti seseorang dalam cerita di buku, dia sering muncul saat pelajaran (tertawa). Jujur, kemampuan aktingku masih kurang jika aku ingin bermain bersama dengan orang-orang tersebut, jadi aku hanya ingin belajar dari semua seniorku.

Q: Dari film-film yang kau tonton akhir-akhir ini, apakah ada satu peran yang ingin kau coba?

Yuri: Ada satu film Perancis berjudul ‘La Vie en rose’, dan aktris Marion Cotillard berperan sebagai seorang penyanyi. Tentu saja, dia bahkan terlihat bagus saat berakting seperti juga saat dia menyanyi. Saat aku menontonnya, aku berpikir pasti hebat jika bisa menjadi aktris seperti dia. Dari film Korea, Jeon Jihyun di film ‘The Thieves’. Karakternya sangat mempesona, yang terlihat cantik bahkan saat seorang gadis menatapnya. Aku sangat ingin mencoba bermain dengan karakter seperti itu.



Q: Kapan kau akan mencoba pekerjaan yang lain lagi?

Yuri: Untuk saat ini belum ada. Aku terus membaca skenario, ikut audisi dan mengikuti rapat-rapat. Aku akan melakukannya kapanpun ada kesempatan.

Q: Sepertinya kan benar-benar berambisi untuk berakting?

Yuri: Daripada dikatakan seperti itu, rasa keingintahuan dan minatku memang banyak. Karena aku penasaran dengan hidup orang lain, dan rasa penasaran itu terutama untuk para aktor, yang bisa memerankan berbagai macam karakter, dan aku ingin merasakannya juga. Tapi aku tidak punya ambisi besar untuk hal itu, haha!

Q: Sepertinya kau ada jadwal lain setelah pemotretan ini.

Yuri: Aku ada jadwal untuk menikmati hidup. (tertawa) Tidur tidak bisa melepaskan stresku. Aku lebih memilih sibuk seperti ini.

 

Perasaan & Kepekaan – Sooyoung

Q: Siapa yang menurutmu cocok sebagai style icon di Girls’ Generation? Sepertinya itu dirimu sendiri? (tertawa)

Sooyoung: Sepertinya memang itu diriku. Ayahku menjalankan bisnis fashion, dan ibuku suka mendandaniku saat kecil. Menurut pengamatanku, Jessica dan Tiffany terlihat ahli dalam memadupadankan  warna. Mereka juga suka memilih pakaian yang simpel. Aku banyak belajar dari mereka.

Q: Tidak bisa mengerti kekuatan satu sama lain bisa dikategorikan selera fashion?

Sooyung: Aku tidak tahu kalau diriku tertarik pada hal itu, atau aku berpakaian dengan baik. Bahkan ibuku mengatakan, ‘Lucu melihat orang-orang menyebutmu fashionista.’ Setiap hari, aku berdiri di depan cermin dan berpikir selama satu jam. Kemudian aku khawatir apa yang harus aku lepaskan sebelum keluar. Aku tidak suka melakukannya sering-sering.



Q: Kau semakin terlihat cantik akhir-akhir ini. Selain kecantikan itu, ada aura ‘member tertinggi’ dalam tubuhmu.

Sooyoung: Jujur, aku berharap tidak hanya fisikku saja. Walaupun dia tinggi, Jeon Jihyun memiliki aura seksi dan berpenampilan menarik, sosok yang mempesona. Anggota Girls’ Generation lainnya tahu kalau aku stres karena tubuhku yang ramping, tapi saat aku membicarakannya di tempat lain, mereka menyebutnya lucu.

Q: Benar, orang-orang yang kurus sepertinya punya lebih banyak kekhawatiran. Jadi usaha apa yang kau lakukan untuk bisa mendapatkan tubuh yang sehat?

Sooyoung: Aku banyak makan dan berolahraga. Sungguh, anggota Girls’ Generation, termasuk aku,  makannya banyak. (Saat berbicara, dia melihat produk perawatan bibir) Ini sangat cantik. Aku suka warna peach seperti ini. Aku buka tipe orang yang suka memakai makeup, tapi aku selalu membawa produk perawatan bibir di dalam tas. Karena menurutku memakai sesuatu di bibirmu adalah keharusan.

Q: Apa kau memang menyukai warna-warna pastel seperti ini?

Sooyoung: Tidak, kalau masalah pakaian, aku suka warna-warna yang monoton. Aku lebih menyukainya bukan karena berkelas, tapi karena lebih mudah memadukan warna-warna seperti itu. Sebenarnya aku masih mencoba menemukan gayaku sendiri. (Saat itu, stylist disamping kami berkomentar kalau penampilan Sooyoung terlihat cantik seperti orang Perancis.) Jadi aku punya imej ‘cantik seperti orang Perancis’. Tolong pastikan yang diucapkan stylist tadi ditulis di artikel nanti. Karena aku malu kalau aku sendiri yang bilang. Haha.



Q: Kau sedang sibuk-sibuknya di arena tour kan? Jepang adalah tempat yang spesial untukmu. Kau pertama kali debut sebagai grup duo ‘Route O’ di Jepang.

Sooyoung: Kau benar. Jepang memang spesial. Ada fans yang masih ingat aku ketika aku debut dulu, dan bahkan ada orang-orang yang meminta tanda tanganku di CD lamaku, jadi memang benar-benar spesial disini.

Q: Saat di Jepang, apakah kau berkeliling ke tempat-tempat yang menyimpan memori masa itu?

Sooyoung: Dulu, aku selalu takut keluar sendirian, dan harus ditemani manajerku, jadi aku tidak banyak berkeliling. Tapi sekarang berbeda. (tertawa) Belum lama ini, kami pergi sendiri ke pemandian air panas di Niigata. Aku pikir ada banyak memori selama pergi tur kali ini.



Q: Aktivitas di luar negeri pasti punya arti juga.

Sooyoung: Dan aktivitas Girls’ Generation di Jepang menjadi titik balik untuk diriku. Kami debut 2-3 tahun yang lalu, dan itu adalah saat dimana aku meragukan karir sebagai penyanyi. Aku mulai lelah dengan hal-hal seperti hidup sebagai sebuah grup dan berkeliling terus seperti roda. Tapi sekarang berbeda saat kami berhasil di Jepang.

Q: Dimana perbedaannya?

Sooyoung: Ketika kami turun dari pesawat, banyak fans sudah menunggu, mobil pun ada untuk menjemput, dan suasana sekitar terasa baru bagiku. Ketika aku 13 tahun, biasanya aku naik pesawat sendiri. Ketika tiba di Jepang, hanya manajerku yang sudah menunggu disana, dan aku akan naik taksi untuk berpergian kemana-mana. Tapi kembali sebagai anggota Girls’ Generation, hal-hal yang tidak bisa aku lakukan sendiri menjadi mungkin dengan 9 anggota Girls’ Generation. Itulah yang aku sadari. Aku seharusnya tidak berpikir, ‘Apa aku harus meneruskan karir ini, menjadi seperti ini di usia mudaku ini?’ Saat aku merenungkannya, aku bersyukur ada Girls’ Generation, dan aku sangat bersyukur, sekali lagi, karena mendapat titik balik itu.

Q: Benar-benar hal yang baik kau pergi Jepang.

Sooyoung: Kami sangat beruntung. Daripada dikatakan beruntung karena sesuatu yang berhasil kita raih, kami beruntung karena mendapat kesempatan untuk bisa memperkenalkan siapa kami. Jujur, kami manusia juga, kami tidak bisa terus menerus sama. Kami terus mencoba. Juga menunjukkan sikap yang baik kepada orang-orang yang bekerja sama dengan kami. Tapi, untungnya, kamu selalu mendapat kesempatan untuk kembali ke awal.



Q: Apakah menurutmu salah satu kesempatan itu adalah kesempatanmu berakting? Aku mendengar kau benar-benar mempersiapkan untuk bermain di ‘The 3rd Hospital’.

Sooyoung: Persiapan yang aku lakukan seperti belajar akting dengan konsisten dari kecil dan juga mengambil jurusan akting. Sebenarnya, daripada belajar bagaimana mendalami seni peran di sekolah, lebih baik mengalami sendiri apa saja yang orang-orang di usiaku ini alami dalam hidupnya.

Q: Sepertinya kau menjalani hidup sebagai Sooyoung yang biasa sampai tingkat tertentu melalui kehidupan kampus.

Sooyoung: Iya. Aku sebenarnya tidak begitu ingin kuliah. Tapi ibuku mengatakan, kuliah itu bukan hanya sekedar belajar lagi, tapi untuk mempelajari  sebuah komunitas sosial di kampus dan menurutnya akan baik untuk diriku jika aku bisa melakukannya, jadi ya aku pun kuliah. Aku benar-benar berterima kasih kepada ibuku untuk hal ini.

Q: Bagaimana kuliahmu semester ini?

Sooyoung: Aku absen beberapa saat yang lalu. Karena aku selalu di Jepang, dan aku tidak belajar apapun, jadi aku pikir tidak banyak gunanya untuk menyelesaikan kredit (sks) ku. Aku ingin belajar sesuatu dan menerapkannya., tapi rasanya kelas-kelas yang aku tidak bisa hadir akan terbuang sia-sia.



Q: Bukankah itu sebuah biaya peluang? Kau bisa saja mempelajari hal yang lain.

Sooyoung: Aku akan mencoba mencari sesuatu yang baru saat beristirahat.

Q: Tapi aku lihat kau tidak punya waktu untuk istirahat.

Sooyoung: Aku sebenarnya tidak yakin apa arti istirahat. Apakah itu berarti libur 10 hari dan mengunjungi lokasi wisata, atau hanya diam di rumah sepanjang hari. Jika maksudmu adalah keduanya, aku sedang melakukan malah. Haha. Tapi apa ada pekerjaan yang mengizinkanmu pergi kemana saja semaumu? Aku kira itu berlaku untuk, tidak hanya diriku, tapi semua orang… Oh, ini dia. Tidak stress karena pekerjaan, tapi dari pandangan orang lain. Ada stress yang pada diriku karena batasan-batasan tiap saat. Tapi itu akan hilang setelah beberapa hari. Itu saja. Ini adalah karir yang aku pilih.



Q: Hanya dengan mendengar pembicaraan ini, kau tidak terdengar seperti seseorang di usia 20an. Apakah ini karena sudah sekian waktu sejak kau debut?

Sooyoung: Tahun lalu aku sudah 10 tahun sejak debut. Melihat sekarang sudah menjadi 11 tahun, aku sudah melakukannya cukup lama. Aku penasaran bagaimana perasaan BoA? Benar-benar luar biasa.

Q: Karena sekarang sudah 10 tahun, apa ada pekerjaan baru yang sedang kau inginkan? Kau sudah mencoba akting dan menjadi MC.

Sooyoung: Menjadi MC… Aku benar-benar malu saat ‘Midnight TV Entertainment’ tayang. Aku tidak bisa mengatakan aku bagus saat menjadi MC, dan pekerjaan yang aku sangat tertarik adalah akting. Aku akan terus mencobanya, dan ini adalah pekerjaan yang selalu memberiku pr. Aku sangat menikmati momen syuting di dramaku.



Q: Apakah ada satu karakter yang ingin kau mainkan dari film-film terbaru?

Sooyoung: Ada satu film yang menggodaku. ‘Silver Linings Playbook’. Pemeran utama wanita di film itu, Jennifer Lawrence, seumuran denganku. Dia mendapat penghargaan aktris terbaik di Academy Award tahun ini. Tentu saja, kondisinya berbeda karena aku di GG dan seorang penyanyi, tapi ketika melihatnya sebagai karir akting, aku iri. Aku iri bagaimana dia bisa memainkan peran tersebut di usianya itu. Aku berharap ada hari dimana aku bisa menunjukkan kemampuan aktingku.



Cr: Soshified (translated to Indonesian by Soshindonesia)
Original Sources: Jekwon, Sosiz
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Poskan Komentar