‘Californian Girl’: Tiffany Melakukan Wawancara dan Pemotretan Majalah ‘1st Look’ di Los Angeles

Tiffany-002

Tiffany, yang menyelesaikan latihan untuk <Dream Concert>, berbaring dan cantik seperti berada di pantai California. Seperti orang yang telah mempersiapkan segalanya. Begitulah jalan hidupnya, dan caranya mempersiapkan hidupnya. Dua puluh lima tahun, Tiffany adalah orang yang cerdas. “Di usiaku sekarang, rasanya akan sulit untuk menunjukkan diriku seperti Mariah Carey dan Whitney Houston. Rasanya lebih baik kalau aku menyajikan musik yang sesuai dengan usiaku, musik yang natural rasanya lebih baik. Sepertinya itu juga yang kalian paling suka.”

[1st Look] Lemparan pembuka yang kau lakukan di LA mendapat banyak perhatian.
[Tiffany] Sebenarnya aku kurang persiapan saat itu…. Jadi aku tak terlalu menyesal. Aku tidak punya cukup waktu untuk pemanasan terlebih dulu, dan langsung ke lapangan untuk wawancara, foto-foto, dan banyak hal lain yang ribet jadi wajar kan kalau energiku terkuras? Aku juga tidak kalau akan ada begitu banyak wartawan disana, jadi aku jadi sedikit kaget.

[1st Look] Apakah kau, secara pribadi, puas dengan hasilnya?
[Tiffany] Aku bukan seorang pemain baseball, aku rasa itu saja sudah cukup untuk bisa merasakan pengalaman yang lucu dan mengasyikkan. Setelah melempar, aku bertanya kepada Hyunjin Ryu, “Bolehkah aku melempar sekali lagi?”, tapi dia menjawab, “Tidak, tidak boleh.” (tertawa) Jadi aku beri tahu dia lebih baik lain kali biar aku menyanyikan Lagu Nasional saja daripada melempar seperti itu. Aku tidak begitu gugup kalau urusan bernyanyi. Bagaimanapun juga, disana adalah tempat dimana aku bisa menunjukkan kebanggaanku sebagai orang Korea, jadi suatu kebanggaan aku bisa tampil disana.

[1st Look] Tepat saat kau selesai pemotretan di LA, kau langsung muncul di <Dream Concert>, jadwalmu pasti sangat sibuk. Kau juga sering melakukan pemotretan di luar negeri. Apa ada rahasia bagaimana caranya agar terbiasa dengan perbedaan zona waktu?
[Tiffany] Tidak ada kok, tapi tubuhku yang menyesuaikan dengan sendirinya. Saat hari sudah malam, aku tidur, dan saat aku bangun, aku makan. (Haha) Girls’ Generation tidak ada masalah dengan jet lag. Kami pergi ke luar negeri tiap minggu, jadi kami terbiasa dengan hal tersebut.

Tiffany-003
[1st Look] Setelah jadwalmu di LA selesai, apa kau langsung beristirahat setelah kembali dari sana?
[Tiffany] Setelah debut, kami belum benar-benar dapat liburan panjang, jadi aku dan anggota Soshi yang lain sering membicarakan tentang liburan. Kedepannya kami ingin pergi suatu tempat sendiri kalau kami punya kesempatan.

[1st Look] Kemana kau ingin pergi berlibur?
[Tiffany] Florida atau Las Vegas.

[1st Look] Kau ingin pergi ke kasino?
[Tiffany] Bukan. Aku hanya ingin berbelanja dengan bebas, dan menonton pertunjukan yang seru.

[1st Look] ‘Mobil kecil Tiffany’ muncul dalam mesin pencarian akhir-akhir ini, apa ada alasan tertentu kau membeli mobil seperti itu?
[Tiffany] Itu mobil pertama yang aku punya, jadi rasanya akan spesial kalau ada arti khusus dibaliknya. Sebelum membelinya, aku benar-benar berpikir keras apakah aku akan membelinya atau tidak. Jika bukan sekarang, rasanya aku tidak pernah bisa mengendarainya. Dan harganya lebih murah daripada yang aku kira sebelumnya. (tertawa)

[1st Look] Apa kau sering mengemudi sendiri?
[Tiffany] Sejujurnya, tidak ada banyak waktu untuk aku mengemudi. Sudah sekitar satu tahun aku membeli mobil itu, tapi baru kira-kira sejauh 100 km aku memakainya. Jadi aku berikan saja kuncinya kepada manajerku untuk mengemudikannya.

[1st Look] Di antara berbagai tempat yang kau kunjungi dengan mengendarai sendiri, menurutmu tempat yang mana yang paling meninggalkan kesan?
[Tiffany] Saat merasakan sedikit ‘Itaewon Freedom’, Aku pergi dengan empat anggota Soshi lainnya. Saat itu, aku tidak tahu bagaimana cara menggunakan GPS, jadi kami tersasar cukup lama, tapi itu tetap sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Tiffany-005
[1st Look] Kita akan melakukan sebuah tes psikologi sederhana. Kau pergi ke toko buku. Diantara novel bestseller, majalah, otobiografi dan novel romantis, kau pilih yang mana?
[Tiffany] Hm… Novel bestseller. Aku sebenarnya belum lama ini pergi ke toko buku. Ketika aku ke toko buku, biasanya aku akan membeli novel asli dari sebuah fillm. Aku biasanya akan membaca terlebih dahulu buku tentang film kesukaanku yang akan segera rilis. Aku membeli <Fifty Shades of Grey>, yang merupakan novel dewasa, tapi bukunya bagus kok. (Haha)

[1st Look] Apa ada alasan tertentu kau suka membeli novel-novel asli?
[Tiffany] Aku ingin mencoba berakting kedepannya, jadi ini termasuk proses mempersiapkan hal tersebut. Aku bisa tahu bagaimana para pemain film bisa menampilkan karakter di novel tersebut dan mempelajarinya juga membantuku.

[1st Look] Aku akan memberitahukan hasil tes psikologi tadi. “Novel Bestseller” bisa diartikan sebagai rasa gelisah karena takut tertinggal dengan yang lain. Apa kau setuju?
[Tiffany] Yap benar. Cocok sekali dengan kepribadianku. (tertawa) Aku terus berusaha agar tidak tertinggal dan terus belajar. Itu juga merupakan takdir dari seorang selebriti.

[1st Look] Apakah ada sesuatu yang kau merasa terlewatkan, yang kau bahkan tidak sadari kalau waktu telah berlalu?
[Tiffany] Seperti biasa, hal itu pasti tentang musik. Belum lama, Justin Timberlake melakukan comeback untuk pertama kalinya sejak tujuh tahun. Albumnya sangat bagus jadi setelah aku mendengarkannya, aku jadi mendengarkan album-albumnya yang lain sejak dia debut di 1998 sampai sekarang. Rasanya musik adalah hal yang selalu terasa baru saat kalian mendengarkannya. Dia juga debut sebagai idol, promosi sebagai solois, dan seorang artis yang berakting, jadi pasti banyak hal yang bisa aku pelajari darinya.

[1st Look] Melihat usiamu sekarang, bukankah jenis musik yang kau dengarkan sekarang berbeda?
[Tiffany] Kau benar. Ketika usiaku di awal 20-an, aku suka lagu-lagu yang lucu, tapi rasanya sekarang aku lebih suka musik yang lebih dewasa. Di usiaku sekarang, rasanya akan sulit untuk menunjukkan diriku seperti Mariah Carey dan Whitney Houston. Rasanya lebih baik kalau aku menyajikan musik yang sesuai dengan usiaku, musik yang natural rasanya lebih baik. Sepertinya itu juga yang kalian paling suka.

Tiffany-006
[1st Look] Apakah ada, bakat seseorang yang kau sendiri ingin memilikinya?
[Tiffany] Jiwa profesionalisme Beyonce. Aku baru membaca artikel tentang wawancara dengannya, dan dia berkata, “Aku mempersiapkan selama 3 bulan untuk sebuah 15 menit penampilan.” Yang lebih mengesankan lagi saat dia berkata, “Jika aku tidak bisa, setidaknya untuk bernyanyi dan menari seperti ini, aku akan terlihat bodoh. Karena aku telah berusaha dengan sangat keras dan aku merasa percaya diri karenanya.” Aku benar-benar melihat dia sebagai sosok yang sangat profesional. Menurut ku pribadi, bakat tersebut bukan secara alami, tapi lebih penting saat kita bekerja keras.

[1st Look] Aku pikir manajemen diri sendiri dengan baik tak dapat dihindari, terutama untuk berhasil dalam dunia hiburan.
[Tiffany] Yap. Akan lebih sulit mempertahankan daripada meraih posisi teratas. (tertawa) dan bekerja keras tanpa henti juga sangat penting.

[1st Look] Benar sekali. Pasti ada banyak idol yang mendambakan posisi Girls; Generation sekarang.
[Tiffany] Untungnya, hasil ada yang ada sebanding dengan kerja keras yang mereka lakukan, jadi aku merasa bangga. Bahkan di saat waktu liburku, aku masih belajar dan latihan koreografi.

[1st Look] Jika kau selalu memikirkan tentang musik, bukankah hidupmu akan terasa monoton? Pasti ada kalanya kau merasa stress atau tiba-tiba merasa sia-sia. Di saat seperti itu apa ada hal yang bisa membuatmu semangat lagi? Atau kau akan menjawab ‘musik’ lagi?
[Tiffany] Bukan, tapi berbelanja. (tertawa) Aku sangat tertarik dengan dunia fashion, jadi aku sangat suka pakaian. Dan karena seorang perempuan, aku suka mencoba pakaian-pakaian yang cantik, dan saat berbelanja, mood-ku pasti jadi bagus.

Tiffany-007
[1st Look] Apa kau tidak memilih-milih saat makan?
[Tiffany] Ya. Jangan heran, tapi aku memang tidak pilih-pilih. Aku suka makanan Korea pastinya. Dulu, aku makan sereal atau roti saat sarapan, tapi sekarang, kalau sehari saja tidak makan kimchi atau sup hangat, hariku terasa melelahkan. (tertawa)

[1st Look] Masa depan bisa terasa samar untuk seseorang, dan terlihat jelas untuk orang lain. Saat kau membayangkan dirimu 5 tahun lagi dari sekarang, hidup seperti apa yang kira-kira akan kau jalani?
[Tiffany] Aku orang yang sangat spesifik. (tertawa) Ini karena, melihat kepada senior BoA, aku bermimpi untuk menjadi seorang penyanyi dan ditentukan, dengan rencana, “Saat aku ke Korea, aku setidaknya harus menjadi seperti senior BoA.” Jujur, anggota Soshi dan aku pernah berkata, “Apakah kita sanggup menjadi seperti itu?”, dan aku menjawab, “Pasti. Karena aku sudah benar-benar mempersiapkannya.” Rasanya aku selalu mempersiapkan segala sesuatu untuk masa depanku. Dan juga dalam 5 tahun lagi, apa kalian bisa membayangkan aku menjadi seorang artis yang menjalani musikku sendiri, menjadi solois seperti Beyonce? 5 tahun lagi, aku akan berusia 30 tahun, jadi sepertinya aku juga akan menikah. Karena aku ingin berkeluarga di usia 30 tahun.

[1st Look] Jadi kau mengatakan kalau kau ingin punya kuemu sendiri dan memakannya juga?
[Tiffany] Ya, tentu saja.

[1st Look] Kalau begitu, demi menggapai masa depanmu itu, ada sesuatu yang sekarang kau sedang lakukan?
[Tiffany] Sekarang sudah 6 tahun sejak kami debut. Jadi kalau aku sudah berlatih tampil di panggung bersembilan sampai sekarang, aku telah berlatih juga untuk tampil bertiga saat promosi sub-unit TaeTiSeo tahun lalu. Dan juga, menyanyikan OST telah membantuku untuk mendapat pengalaman bagaimana caranya memuaskan publik hanya dengan suaraku saja, tanpa dance. <All About My Romance> adalah OST ke-4 ku, dan aku menjadi sedikit serakah dan benar-benar bekerja keras. Saat rekaman di studio, aku menambah jam kerjaku. Jika kau membandingkan OST yang aku nyanyikan dulu dan yang ini, pasti akan ada perbedaan yang besar. (tertawa)

[1st Look] Apa pendapatmu tentang sebuah pernikahan? Seperti yang kau katakan tadi, seperti apa laki-laki yang ideal untuk menjadi suamimu?
[Tiffany] Kalau dulu, tipe idealku adalah yang seperti Jo Insung, tapi aku baru mendengar dia sudah punya seseorang. (tertawa) Sebenarnya calon suamiku adalah orang yang seiman dengan ku. Aku seorang Kristian, ada doa-doa untuk pasangan, dan aku pikir Tuhan pastilah yang akan memutuskan siapa jodohku.

Tiffany-008
[1st Look] Tanggal 1 Agustus nanti adalah ulang tahunmu yang ke-25. Apa ada sesuatu yang telah kau rencanakan?
[Tiffany] Girls’ Generation debut pada tanggal 2 Agustus. Jadi kami sudah merencanakan untuk membuat sebuah pesta besar untuk merayakan ulang tahun dan debut Soshi bersama-sama. Aku ingin menyewa taman bermain dan bermain sepanjang hari, tapi aku tidak yakin itu akan benar-benar terlaksana. (tertawa) Ya kalau tidak, aku akan makan malam bersama para member Soshi yang lain.

[1st Look] Gayamu yang ‘ini dan itu’ membuatmu seperti tipe orang yang radikal
[Tiffany] Ya, itu benar. Aku akan memilih untuk menjadi besar atau tetap menjadi kecil.

[1st Look] Sekarang aku mengganti pertanyaannya. Apakah ada sifat yang ingin kau ubah?
[Tiffany] Oh, aku kepikiran sesuatu. Aku baru-baru ini belajar main gitar. Aku menerima gitar sebagai hadiah belum lama, dan sepertinya gitar adalah alat musik yang liar, dan aku sedikit liar juga? Jadi aku belajar main piano untuk bisa sedikit rileks, tapi [orang yang yang mengajariku] adalah orang yang ku kenal, jadi mereka tidak terlalu tegas kepadaku. Jadi aku mencari instruktur yang bisa memarahiku saat mengajar. Seseorang yang benar-benar seram.

Tiffany-009

[1st Look] Selama wawancara ini, ada beberapa kata yang kau beri tekanan. Aku rasa itu adalah kata ‘akting’, jadi apa kau ada keinginan untuk menjadi seorang aktris?
[Tiffany] Ya. Ada kesan tertentu yang publik berikan kepada masing-masing anggota Girls’ Generation. Seperti contohnya dia anggota yang suka berakting, dan dia anggota yang suka bernyanyi. Aku punya kesan kedua yang sangat kuat, tapi kalau diberi kesempatan aku ingin mencoba akting. Tapi aku tidak ingin mendapat peran utama secara tiba-tiba, aku menunggu untuk bisa mendapat peran yang benar-benar menggambarkan pribadiku dengan sangat cantik.

[1st Look] Apakah kata ‘cantik’ digunakan untuk mendefinisikan penampilan luar seseorang?
[Tiffany] Tidak. Itu hanya peran yang bisa secara natural bisa menunjukkan siapa aku sebenarnya. Aku ingin mendapat peran yang alami yang membuatku tidak terlihat seperti sedang berakting.

[1st Look] Tepatnya, karaker yang seperti apa?
[Tiffany] Karakter yang ceria, kuat, cerdas, dan seperti karakter Candy (catatan penerjemah: dari anime ‘Candy Candy’). (tertawa)

Tiffany-0011

[1st Look] Kau akan segera mencapai umur 25 tahun. Apa rencanamu kedepannya?
[Tiffany] K-Pop meraih perhatian di Amerika. Dulu, aku berpikir, “Kita Girls’ Generation, kenapa kita tidak bisa masuk ke industri musik Amerika Serikat?”, tapi kemudian aku sadar ada waktu untuk segala sesuatu. Aku bekerja keras sekarang, menunggu kesempatan itu datang. Semua kebijaksanaan aku dapat selama aktif sampai sekarang, tapi aku rasa menunggu untuk momen yang tepat adalah hal yang penting. Jika aku bekerja keras, dengan bersungguh-sungguh, aku percaya kesempatan pasti akan datang.

Sumber: Soshified (http://www.soshified.com/2013/05/californian-girl-tiffany-featured-in-1st-look-magazine-for-a-photoshoot-in-los-angeles)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Poskan Komentar