Wawancara dengan Stylist Girl’s Generation Pemenang-Penghargaan, Seo Sookyung

20130429184713484

Stylist Girls’ Generation, Seo Sookyung, yang terkenal dengan bakatnya, memenangkan ’Style Award’ pada Gaon Awards tahun 2012 kemarin. Dia melakukan wawancara dengan MK Fashion, membicarakan tentang hidup, gaya dan pekerjaannya dengan Girls’ Generation.

“Sudah tepat 10 tahun di tahun ini,”

Dia menjadi murid di bawah asuhan stylist Han Hyeyeon ketika dia baru saja memasuki usia 20-an. Dia mengatakan dirinya ingin menangis, berjalan sepanjang jalanan untuk pemotretan pertamanya, yang dia ambil sambil membawa beberapa pakaian yang lebih besar dari dirinya, yang terjadi di daerah Myeongdong. Dan setelah 10 tahun berlalu, dia telah menjadi “direktur eksekutif”, dengan enam orang asisten. Dan juga, selebriti yang dia tangani sekarang adalah Girls’ Generation.

“Biasanya orang-orang akan bekerja sebagai asisten selama tiga sampai empat tahun, atau ada juga mereka yang tidak memilih mandiri sebagai direktur eksekutif, dan menjadi seorang pemimpin tim. Dibandingkan dengan yang lainnya, aku mandiri dalam waktu yang cepat. Aku beruntung.” Kesempatan yang dia peroleh dari sebelumnya seorang trainee kemudian menjadi seorang stylist, mempunyai kartu bisnis sendiri dan membuat namanya terkenal, diperolehnya saat dia bekerja untuk pemotretan iklan sebuah merek makeup, “Etude”. Pada saat itu, model resmi produk tersebut diganti dari Song Hyegyo menjadi Go Ara, dan itulah saat dia mendapat kesempatannya. Dia menunjukkan semua keahlian yang dia pelajari dari pengalaman menangani iklan berbagai merek dengan sepenuh hati. Bahkan setelah modelnya diganti lagi menjadi Park Shinhye, dia masih menangani merek tersebut selama tiga tahun.

“Hal-hal baik terjadi dalam satu kesempatan. Jung Hyeyoung, yang aku tangani saat itu, menjadi terkenal dengan panggilan malaikat murah hati, membuat banyak tawaran iklan datang. Dan manajemen Shinhye memintaku untuk menjadi stylist khususnya, dan aku bekerja untuk mereka sejak ‘You’re Beautiful’.” Tanpa membandingkannya dengan yang lain, tujuh tahun yang dia habiskan akhirnya terjawab dengan pekerjaan paling bernilai bersama “Girls’ Generation”. Setelah bertemu dengan Soshi di 2011 melalui “The Boys”, dia menunjukkan karakteristik keahliannya yang bernuansa cerah, menunjukkan teaser seperti lukisan bergaya vintage, membuat dirinya mendapat perhatian dari hari ke hari.

Secara khusus, dia juga menampilkan gaya “fashionista” Girls’ Generation tahun ini. Dia memakaikan Soshi, yang menjadi simbol dari kostum grup, jersey warna cerah, denim, kitsch, perhiasan, dan berbagai pakaian yang menunjukkan kepribadian diri mereka masing-masing dengan bebas. Setiap anggota Soshi berhasil memperoleh imej sebagai ikon fashion. Sooyoung, Jessica dan Seohyun menjadi model sebuah merek tas tangan dan makeup, dan foto-foto mereka, yang bahkan dikeluarkan di luar masa promosi mereka, mendapat banyak perhatian setiap waktu.

20130429184713453

Bersamaan dengan efek berkelanjutan dari keberadaannya, menjadi penanggung jawab pakaian Girls’ Generation, seleranya untuk bertanggung jawab dalam “bisnis fashion” juga unik.

“Seperti bagaimana orang-orang pikirkan, ‘warna netral itu berkelas’, kamu harus membuang jauh ide-ide kaku dalam dunia fashion. Tidak ada yang namanya gaya tapi tren, jadi pasar fashion tidak bisa tumbuh ke berbagai ranah. Jadi itulah kenapa aku dengan intens memakaikan Girls’ Generation pakaian yang berwarna cerah dan indah. Aku kira mereka perlu memakai seperti itu karena mereka adalah Girls’ Generation.”

Dari kata-kata guru SMA-nya “Temukanlah hal yang kamu bisa terbaik lakukan, dan juga yang kamu paling cepat lakukan”, dia mengambil pakaian yang dia ubah. Dia hidup selama 10 tahun, dan terus menatap ke depan. Dia khawatir karena masih ingin melakukan pekerjaan ini seterusnya.

“Sekitar 12 kali sehari, aku memikirkan bagaimana aku bisa meneruskan pekerjaan ini. (tertawa) Tapi tidak terbesit sekalipun aku merasa bosan dengan pekerjaan ini.” Juga, semenjak dia mendapat junior saat bekerja, dia mulai berpikir tentang perlakuan sebagai seorang stylist. Karena tanggung jawab atas keluarganya yang mulai muncul, dia semakin memikirkan masalah keuangan.

20130429184713497

“Tidak seperti di Barat, industri hiburan di negara kita tidak ‘mencari’ bintang, tapi memiliki sebuah struktur untuk ‘menciptakan’ mereka, jadi biaya-biaya selama proses ‘penciptaan’ ini tidak dihitung. Jika selebriti tersebut berhasil sukses atau ‘terkenal’, saat itulah penghasilan akan dihasilkan. Jadi hal itu tidak dihitung per bagian. Begitulah sehingga seorang stylist baru tidak bisa menghasilkan uang. Seperti bagaimana mayoritas stasiun tv di negara kita, waktu untuk mempersiapkan kostum biasanya sangat singkat. Kami biasanya harus mempersiapkan beberapa kostum dalam seminggu, membuat kami biasanya sampai begadang tiap malam, beberapa bahkan sampai keluar karena kelelahan.” Ada kalanya beberapa orang bahkan keluar hanya satu hari setelah bergabung karena tidak kuat dengan beban fisik yang ada. Ada juga waktu saat dia memikirkan orang lain, mereka harus sanggup melakukan pekerjaannya sendiri, dan mengomeli mereka. Tapi mereka tidak menyadari maksudnya yang sebenarnya dan berakhir dengan memutuskan keluar, meninggalkan dia dalam posisi yang sulit.

“Tidak ada pekerjaan yang mudah di dunia ini, kamu harus memulai pekerjaan ini dengan niat untuk terus belajar. Pekerjaan seperti ini adalah pekerjaan yang khusus. Proses belajar di lokasi juga diperlukan. Tapi ada orang-orang yang masuk kedalam pekerjaan ini tanpa pengetahuan sama sekali tentang pekerjaan ini dan kemudian cepat pula keluar setelah membandingkan dengan teman-temannya yang bekerja di kantoran, jadi itu membuat hatiku sakit. Ini adalah sistem yang tidak menaikkan upah sepanjang waktu berjalan, dan mendapat promosi pekerjaan, jadi aku pikir orang-orang khawatir karena hal-hal tersebut.”

Sumber: MK Fashion via Daum (http://media.daum.net/breakingnews/newsview?newsid=201304291833236550)

Eng Trans by ch0sshi@soshified

Indo Trans by SONE Indonesia
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Poskan Komentar