Majalah “Harper’s Bazaar” Mewawancarai Jessica dan Krystal f(x)

js1Jessica dan Krystal, yang menyanyi dan menari dengan musik yang berbeda ritmenya, memfokuskan pada satu ritme. Dengan hanya melalui mata mereka, keduanya bisa saling membaca dan menebak pikiran satu sama lain. Bersatu seperti itu, mereka terlihat berani, dan tentunya cantik.

JESSICA: Kami berdua belum pernah melakukan pemotretan bersama dengan konsep berat seperti ini sebelumnya. Kami menyukai konsep yang seperti ini, tapi konsep Girls’ Generation berbeda, dan karena adikku terlalu muda untuk memakai penampilan seperti ini, kami tidak bisa melakukannya. Dan juga, walaupun di sini aku terlihat kasar dan mudah terganggu, tapi tolong pastikan semua orang tahu kalau aku tidak seperti itu di kehidupan nyata. Penggemarku mungkin sudah tahu tentang hal ini, tapi aku seorang “heodang”. (catatan penerjemah: heodang pada dasarnya berarti seseorang yang terlihat aneh dengan caranya mereka sendiri)

Aku penasaran apakah aku harus percaya kata-kata mereka. Ini karena aku tak bisa menemukan celah dalam diri Jessica, yang dengan ahlinya memimpin pemotretan tersebut. Debut 7 tahun yang lalu, seperti sedang di panggung, dia menarik perhatian di lokasi pemotretan dengan penampilan profesionalnya.


JESSICA: Aku takut akan pemotretan pada awalnya. Karena aku pemalu dan bukan seorang model, berpose menjadi hal yang sulit untukku. Sekarang, sorotan kamera terasa lebih nyaman. Aku belajar bagaimana pose yang terlihat cantik dan mana yang tidak. Aku tidak punya banyak bakat dan punya kepribadian yang pemalu, tapi aku berusaha untuk menjadi lebih antusias melalui pekerjaan seperti ini. Dengan melakukan hal itu, cara aku memperlakukan orang-orang berubah, dan aku menjadi bisa, walaupun bukan hal yang besar, untuk berbicara dengan orang yang pertama kali aku temui seperti sekarang. (tertawa)

Krystal, yang menyebut pemotretan bersama kakaknya ini “Penyimpangan Kakak-Beradik Jung”, khawatir bagaimana tanggapan dari ibu mereka. Jujur, dari melihat ekspresi wajahnya yang bersemangat, sepertinya dia memang menantikan pemotretan ini, bukan mengkhawatirkannya.

KRYSTAL: Aku kira ibu akan berkata, “Tidakkah itu sedikit terlalu kuat konsepnya, lakukan pemotretan yang lebih lembut lain kali”. Saat kami melakukan penampilan yang keren di panggung atau TV, Ibu melihatnya seakan-akan kami berdua sedang makan sesuatu yang enak, atau bermain tanpa mengkhawatirkan tentang pekerjaan lagi. Ibu juga terkadang mengatakan kalau ia tidak pernah mengira kami berdua akan menjadi penyanyi dan aktris.

Setelah bertahun-tahun berlalu, dua bersaudara ini yang malu-malu menarikan lagu SES di depan kamera video saat mereka masih kecil telah menjadi penyanyi, dan telah melalui proses memulai berakting. Sekarang, berbagai hal mendukung mereka. Di awal tahun ini, Jessica mengakhiri musikalnya, “Legally Blonde”, dan Krystal mulai syuting drama “Heirs”, yang bercerita tentang cinta dan persahabatan di antara murid-murid SMA kelas atas.


KRYSTAL: Melalui drama ini, aku tak merasa akan menunjukkan sisi baru atau perubahan besar dari diriku. Karakter yang aku mainkan adalah seorang gadis yang sulit diatur, seperti kebanyakan murid SMA, baik hati, dan mudah iri. Tapi itu bukan berarti aku kecewa. Karena aku sekarang masih 20 tahun, aku rasa aku masih punya banyak kesempatan untuk mencoba hal baru, sesuatu yang belum terjadi sekarang.

Industri hiburan sekarang ini dipenuhi penyanyi idola dengan berbagai bakat. Di antara mereka, Jessica dan Krystal adalah yang spesial. Walaupun mereka berdua, yang telah menunjukkan kemampuan mereka untuk menakhlukkan panggung apapun, belum pernah melakukan promosi bersama, kombinasi mereka berdua sangat dinantikan. Kalian bisa melihat dari pemotretan har ini. Efek sinergis yang mereka berdua ciptakan, mereka juga bisa menarik kesenangan publik dengan cara mereka sendiri. Selama pemotretan, saat duduk bersender di punggung, Krystal menatap kosong kepada kakaknya, Jessica. Tidak akan ada dinding atau pintu besar yang bisa memandunya memasuki dunia seperti yang kakaknya lakukan.

KRYSTAL: Saat aku bersama kakakku, tidak ada hal yang aku takutkan. Saat aku masih menjadi trainee, atau saat aku ke sekolah, aku benar-benar merasa tertekan karena ada kakakku di sana. Aku tak tahu kalau kakak ternyata punya banyak aegyo. Aku pertama kali tahu saat melihat aktivitasnya di Girls’ Generation. (tertawa)


Jessica tak ingin menjadi dinding yang mengurung adiknya, yang 5 tahun lebih muda darinya, tapi ingin menjadi sebatang pohon dimana Krystal bisa bersandar.

JESSICA: Aku selalu menganggapnya sebagai seorang gadis cilik, tapi dia benar-benar punya tubuh yang bagus dan kharisma yang kuat. Aku tak pernah membayangkan kalau dia punya sisi yang seperti itu. Walaupun demikian, aku selalu khawatir. Apakah dia akan melakukan dengan baik dalam jenis pekerjaan seperti ini. Seperti pemotretan hari ini, anggota Girls’ Generation mungkin melakukannya dengan baik dengan cara mereka sendiri, tapi aku lebih memikirkan adik kecilku. Saat bekerja, tidak hanya hal-hal yang baik yang ada, jadi ada waktu dimana aku kecewa. Aku ingin ikut campur dan mengklarifikasinya sendiri. Karena kami berdua ada di jenis pekerjaan yang sama, ada saat dimana aku bisa bersandar kepada adikku, jadi aku bersyukur karena hal itu. Aku bisa bercerita hal-hal yang tak bisa aku ceritakan kepada orang lain, dan aku rasa dia adalah sahabatku saat ini.

Krystal, yang debut saat berusia 16 tahun, sekarang usianya telah 20 tahun. Saat dimana dia berada di usia yang bisa membantu kakaknya menangani masalahnya, bukannya bahagia karena telah dewasa, dia mengeluh.

KRYSTAL: Ah, aku sudah 20 tahun saat ini. Aku tak suka waktu berlalu cepat seperti ini. Jika kau melihatnya dari satu sisi, sepertinya aku menghabiskan masa-masa sebelum menjadi 20 tahun dengan spesial, tapi saat aku memikirkannya, itu bukan sesuatu yang penting. Jika aku tidak berada di posisi seperti sekarang ini, aku mungkin ingin buru-buru menjadi dewasa, tapi sekarang, sepertinya aku telah belajar terlalu banyak hal.


Walaupun Krystal adalah gadis 20 tahun yang tak canggung untuk merengek, tapi dia juga seorang artis yang debut 4 tahun yang lalu. Dia menghabiskan hampir separuh dari masa-masa remajanya sebagai anggota f(x), dan, walaupun usianya masih muda, dia bermimpi dan memperoleh ketegasan dan kepercayaan diri sebagaimana yang ia inginkan.

KRYSTAL: Saat jalan yang harus kutempuh dari sekarang masih panjang, dan aku masih ada kekurangan, tapi aku tentu punya keinginan agar f(x) dikenal dengan warna musik kami. Musik kami punya banyak penggemar, tapi aku ingin orang-orang, yang tidak mendengarkan musik kami karena menganggapnya sulit, tahu bahwa ada berbagai jenis musik di dunia ini.

Berkat kepribadiannya yang tidak merubah penampilan dirinya terlalu banyak, Krystal tidak terbawa arus perubahan dari industri hiburan. Mencoba mencari gayanya sendiri, melangkah menjauh dari pusat hiburan dan menemukan ketenangan diri, Jessica mempertahankan cinta tak terpisahkan yang diterima dari orang-orang, yang terlihat mirip dengan seseorang, tapi ternyata berbeda. Jika nama mereka dipanggil bersama, bukan sendiri-sendiri, energi positif itu akan meningkat dan membawa kebahagiaan yang lebih besar. Sebelum meninggalkan studio, Krystal menambahkan satu hal.

KRYSTAL: Orang-orang sering berkata aku dan kakak benar-benar berbeda, tapi mungkin ada kesamaan karena kami bersaudara. Terlihat sama tapi juga berbeda, tapi memiliki pesona yang sama juga.

Sumber: Soshified
Indo trans: TnY @ SONE Indonesia
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Poskan Komentar