[REVIEW] Mengapa Seohyun? Saat K-pop Bertemu Rombongan Seniman Korea Utara

Bintang K-pop Korea Selatan Seohyun (berpakaian putih) menyanyikan "Our Wish" sebuah lagu yang menampilkan dua kerinduan Korea untuk bersatu, bersama dengan Seniman Korea Utara di Teater Nasional Korea di Seoul pada hari Minggu. (Yonhap) 

Rombongan seniman Korea Utara dalam Pertunjukan Samjiyon Orchestra di Seoul. Dalam beberapa hal, ini merupakan tontonan orkestra yang terorganisir dengan seksama tentang politik antar-Korea yang selalu dramatis, yang menampilkan Olimpiade, pertunjukkan wanita Utara dan yang paling penting, K-pop.

Satu dari cuplikan penampilannya, bertempat di Theater Nasional Korea pada hari Minggu, kemunculan kejutan yang tak diperdebatkan dari bintang K-pop Seohyun. Seseorang yang berusia 26 tahun, seorang member SNSD, satu dari Girl Grup Korea Selatan yang paling popular secara mendunia.

Mengenakan pakaian putih, ia bergabung dengan para seniman Korea Utara di panggung, dan bersama para penyanyinya membawakan dua lagu terakhir dari acaranya: “Let’s Meet Again” dan “Our Wish,” keduanya menunjukkan dambaan secara kolektif Korea untuk penyatuan.

Diantara penonton yang hadir, ada Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dengan istrinya dan Kim Yo-jong, saudara perempuan Kepala Korea Utara Kim Jong-Un. Korea Herald menelisik detil penampilannya, termasuk pilihan music penyelenggara beitupun bintang K-pop yang dilaporkan dihubungi di menit terakhir oleh Cheong W Dae untuk menjadi bagian dari penampilan bersejarah ini.

Bintang K-pop: Mengapa Seohyun?
Seohyun memulai debutnya sebagai member termuda SNSD pada tahun 2007. Girl Group yang menikmati popularitas besar baik di asalnya dan luar negeri, dengan beberapa hits seperti “Gee,” “Tell Me Your Wish” dan “Hoot.” Kelompok yang telah diapresiasi atas koreografi sinkronasinya dan angka yang menarik, begitupula kepribadian dan pesona unik masing-masing membernya. Seohyun telah dikenal sebagai seorang yang cenderung pendiam, malu dan pekerja keras, juga mengatur kemapanan dirinya sebagai seorang aktris musikal.

Tahun lalu, penyanyi tersebut meninggalkan S.M. Entertainment, satu dari agensi paling kuat di Korea Selatan, sembari mengumumkan bahwa ia akan terus menjadi member SNSD. Meski telah meninggalkan ajensi yang sudah membesarkan namanya, ia masih menjadi satu dari sosok K-pop yang paling sukses di industri hiburan lokal. Kritikus dan ahli Budaya mengatakan kepribadian pendiamnya, keluarnya ia dari S.M. Entertainment dan faktor yang berhubungan lainnya mungkin yang membuat ia berada diantara kandidat terbaik untuk Konser Hari Minggu tersebut.

Seohyun (paling kanan) seorang member SNSD, satu dari grup K-pop di Korea Selatan yang paling sukses didalam dan luar negeri. (Yonhap)

“aku tidak berpikir agensi hiburan besar seperti S.M. Entertainment ingin terlibat di acara seperti yang satu itu di hari Minggu,” kata lee Moon-won, seorang kritikus budaya di Seoul, memberi tahu The Korea Herald. “Ini berisiko bagi perusahaan seperti S.M. untuk terlibat dengan hal-hal yang berhubungan dengan Korea Utara. Seohyun tidak bersama mereka lagi, tapi ia masih sangat popular di dalam dan luar negeri. Dan aku pikir itu yang membuatnya lebih dapat dicapai dan mudah didekati untuk para penyelenggara dari acaranya. Mereka butuh bintang K-pop yang dikenal secara mendunia untuk membawa perhatian pada acara hari Minggunya.” sambungnya.

Ha Jae-keun, kritikus budaya lain, mengatakan penampilan dan kepribadian Seohyun yang “cenderung konservatif” yang mungkin mempengaruhi pilihan penyelenggara. “Aku tidak berpikir mereka akan memilih bintang K-pop yang terlihat terlalu berbeda dari para penampil Korea Utara.” ungkapnya. Ia lebih lanjut mengatakan. “Seohyun masih memiliki pesona dari seorang aktris K-pop, tapi ia juga memberikan kesan seorang pekerja keras, wanita muda yang santun. Aku piker memilihnya adalah pilihan yang sangat aman untuk kesempatan seperti ini.” ujar Ha Jae-keun.

Bintang K-pop Korea Selatan Seohyun (berpakaian putih) memeluk seorang penyanyi Korea Selatan mengikuti sambungan tampilan di Theater Nasional Korea di Seoul pada hari Minggu.(Yonhap)

Lagu : “Our Wish”

Satu dari lagu-lagu terakhir dari penampilannya, dimana Seohyun ambil bagian bersama dengan para seniman Korea Utara, adalah “Our Wish.“ Lagu yang dirilis pada tahun 1947, sebelum dua Korea terbagi. Lagu yang ditulis oleh komposer Ahn Byeong-won selama masa dari peraturan Jepang, yang menginginkan kemerdekaan Korea dari kekuatan kolonial. Liriknya, saat ini dimulai dengan bait yang mengatakan, “Harapan kami adalah penyatuan,” dengan initial “Harapan kami adalah kemerdekaan” lirik asli dari lagunya direvisi pada versi terbarunya pada 1948, ketika negara terbagi terlebih dahulu untuk perang Korea (1950-53).

Menurut laporan media, lagunya tidak dikenal baik di Korea Utara hingga 1989, ketika Lim Su-kyung, kemudian mahasiswa, membuat sebuah kunjungan kontroversial ke Pyongyang untuk menghadiri Festival Pemuda dan Mahasiswa Dunia ke-13di sana. Ia membuat perjalanan tanpa mendapatkan perijinandari pemerintah Korea Selatan. Ketika Lim bertemu dengan mantan Kepala Korea Utara Kim Il-sung, ia menyanyikan “Our Wish” didepan kerumunan di Pyongyang. Lim, yang kemudian menjadi politisi di Korea Selatan, menjadi sosok yang sensasional diantar kedua Korea, dilaporkan membuat lagunya sangat populer begitu pula di Utara.

Ia ditangkap karena melanggar Undang-undang Keamanan Nasional setelah ia kembali ke Seoul dan divonis 5 tahun penjara. Menurut outlet media lokal, “Our Wish” juga ditampilkan selama puncak 2000 di Pyongyang, diamana mantan Presiden Korea Selatan Kim Dae-jung bertemu dengan mitra Korea Utara Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un. Mereka dilaporkan menyanyikan lagi bersama selama 3 hari acaranya, puncak antar-Korea pertama setelah perang Korea. “Aku tidak bisa benar-benar berpikir lagu lain untuk sebuah kesempatan seperti ini,” kata Lee. “Lagu dengan nilai bersejarah. Fakta yang tersusun sebelum pembagian dua Korea, ketika negara dalam fakta satu negara, membuatnya aman dan pilihan yang bermakna secara keseluruhan.” tandasnya

Oleh Claire Lee (dyc@heraldcorp.com)
Indo.trans : Alfiflyer99
Editor : Butterfly Kiss
SONE Indonesia 
Powered by Blogger.